Artikel
Dari Regulasi ke Aksi: Pendidikan Matematika Melangkah Lebih Maju Mewujudkan Kurikulum Masa Depan
- Di Publikasikan Pada: 12 Dec 2025
- Oleh: Admin FKIP Fakultas Keguruan Ilmu dan Pendidikan
- 87

Surabaya — Program Studi S1 Pendidikan Matematika Fakultas Pendidikan, Komunikasi, dan Sains (FPKS) Universitas Muhammadiyah Surabaya (UMSURA) menunjukkan komitmen kuat untuk menghadirkan kurikulum yang lebih inovatif, adaptif, dan berdampak nyata bagi mahasiswa. Langkah ini ditegaskan setelah tim program studi mengikuti Focus Group Discussion (FGD) Dokumen Kurikulum Versi Permendiktisaintek No. 39 Tahun 2025, yang digelar pada Kamis, 11 Desember 2025 bertempat di Gedung At-Tauhid lantai 13 UMSURA.
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Pembelajaran (LP3) ini menjadi forum strategis bagi seluruh program studi untuk memahami dan menyesuaikan diri terhadap regulasi kurikulum terbaru. Seperti diketahui, Permendikbud No. 53 Tahun 2023 kini telah diperbarui menjadi Permendiktisaintek No. 39 Tahun 2025, yang membawa banyak perubahan dalam penyusunan capaian pembelajaran lulusan, desain pembelajaran, hingga sistem evaluasi.
Acara FGD dibuka dengan sambutan dari Kepala LP3, Prof. Dr. Dra. Sujinah, M.Pd., dan dilanjutkan pembukaan resmi oleh Wakil Rektor I, Dr. dr. Muhammad Anas, Sp.OG. Dalam paparannya, para pimpinan universitas menekankan pentingnya transformasi kurikulum agar tetap relevan dengan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, serta kebutuhan dunia kerja.
Materi inti disampaikan oleh Dr. Ir. Syamsul Arifin, M.T., yang memaparkan arah perubahan kurikulum berdasarkan Permendiktisaintek No. 39 Tahun 2025. Para peserta dari berbagai program studi, termasuk Prodi S1 Pendidikan Matematika FPKS, terlibat aktif dalam diskusi dan sesi tanya jawab untuk membedah strategi penerapan regulasi baru tersebut.
Ketua Program Studi S1 Pendidikan Matematika menyampaikan bahwa pihaknya siap melakukan penyelarasan kurikulum secara komprehensif, mulai dari pembaruan CPL, integrasi teknologi dalam pembelajaran, hingga penguatan asesmen autentik. Penyusunan kurikulum baru ini diharapkan tidak hanya memenuhi standar regulasi, tetapi juga mampu menjawab tantangan perkembangan zaman seperti literasi numerasi modern, kecakapan digital, dan kemampuan berpikir tingkat tinggi.
“Kami berkomitmen menyusun kurikulum yang tidak hanya sesuai regulasi, tetapi juga memberikan pengalaman belajar yang relevan, kreatif, dan berorientasi pada masa depan,” tegas tim pengembang kurikulum Prodi S1 Pendidikan Matematika.
Melalui kegiatan FGD ini, UMSURA semakin memantapkan diri sebagai institusi pendidikan tinggi yang responsif terhadap perubahan. Prodi S1 Pendidikan Matematika FPKS, khususnya, siap melangkah lebih progresif dalam merancang kurikulum yang mendukung lahirnya pendidik dan akademisi matematika yang unggul, adaptif, serta berdaya saing di tingkat nasional maupun global.